Tips Sukses Wawancara Kerja

jobline-blog (9)
0

Tahapan wawancara kerja merupakan tahapan yang sangat penting yang akan menentukan apakah seorang pelamar kerja dapat bekerja di perusahaan terkait. Bagi beberapa orang yang telah melakukan berulang kali wawancara kerja tentunya tahapan ini bukan menjadi masalah, tetapi bagi para pencari kerja pemula terkadang terdapat perasaan grogi dan gugup pada saat melakukan wawancara, hal ini wajar karena memang merupakan pengalaman yang baru.

Pada sesi wawancara kerja, biasanya selalui diawali dengan permintaan dari HRD untuk memperkenalkan diri kamu. Pada saat ini HRD mengingkan kamu untuk mempromosikan diri, hindari perkenalan yang terlalu menceritakan detail pribadi, misalnya seperti menyebutkan hobi, keluarga dan lain sebagainya, tetapi sebutkanlah kamu lulusan dari mana jurusan apa dan mengapa kamu memilih bidang tersebut, selain itu kamu juga dapat menyebutkan tentang pencapaian atau pengalaman organisasi kamu, juga dapat menyebutkan pengalaman magang.

Saat wawancara juga sering ditanyakan mengenai mengapa perusahaan harus menerima kamu untuk bekerja di perusahaan tersebut, dalam menjawab pertanyaan tersebut hindari jawaban yang mengambang, apalagi jawaban berbohong, kamu harus memberikan jawaban yang konkret dan memberikan alasan terhadap jawaban tersebut sebagai bukti. Berikan jawaban yang dapat memberikan kesan bahwa kamu memiliki nilai dan budaya yang sesuai dengan perusahaan, kamu juga dapat menjelaskan visi dan target kamu jika diterima pada perusahaan yang kamu lamar.

HRD seingkali juga menanyakan mengenai apa yang ingin kamu capai dalam lima tahun kedepan, HRD menanyakan hal tersebut biasanya karena ingin mengetahui target-target dalam karirmu. Dalam menjawab pertanyaan tersebut, kamu harus memikirkan prospek posisi yang akan kamu jalani di perusahaan tersebut untuk masa depan kamu. Misalnya dalam lima tahun kedepan kamu ingin mencapai level supervisor, tetapi jika kamu bimbang tidak masalah untuk mengatakan bahwa kamu tidak yakin mengenai lima tahun kedepan tetapi kamu harus meyakinkan HRD bahwa kamu layak dan memiliki kemampuan untuk bergabung di perusahaan tersebut.

Bukan hanya tentang menjawab pertanyaan saja yang penting saat melakukan wawancara, tetapi gesture juga sangat penting untuk menentukan kamu lolos atau tidak pada tahapan wawancara. Ada beberapa gestur yang harus diperhatikan, yang pertama saat melakukan wawancara kamu harus melihat muka penanya, karena jika kamu menghindari hal tersebut akan membuat kesan kamu merasa takut, minder atau tidak percaya diri. Hal yang kedua adalah saat menjawab pertanyaan hindari berbicara gagap atau tidak lancar, buatlah dirimu senyaman mungkin saat melakukan wawancara sehingga kamu dapat menjawab pertanyaan pertanyaan dengan lancar. Saat melakukan wawancara juga jangan cemberut, atau kaku karena akan menimbulkan kesan tidak bersahabat ketika berhadapan dengan HRD.

Menghadapi tahapan tes wawancara memanglah tidak gampang, apalagi bagi para pemula, yang terpenting pada saat melakukan wawancara kita harus benar benar mempersiapkan diri dan tetap berusaha untuk rileks dan tenang.

Leave us a comment